Cara Menyikapi Teman Yang Bermuka Dua




apcrit.com

Dalam pergaulan kita sehari-hari, baik di kantor, lingkungan rumah atau lingkup pergaulan lainnya, kita berinteraksi dengan banyak orang lain. Dalam pergaulan yang ideal orang akan saling terbuka untuk mengungkapkan pendapat atau keluhan mereka terhadap rekan mereka secara langsung.

Akan tetapi tidak selalu pergaulan yang kita jalani adalah pergaulan yang ideal. Banyak orang baik dan orang hebat yang kita hadapi, akan tetapi, banyak juga yang menjengkelkan dan sangat mengganggu.

Contohnya orang yang bermuka dua, yang biasanya juga berkelakuan pengecut dan munafik, yang akan selalu menyebarkan desas-desus atau gosip tentang anda atau tentang orang lain, yang ujung-ujungnya akan menimbulkan keadaan yang runyam buat anda atau teman anda yang lain. Bagaimana kita menghadapi orang seperti ini dengan cara yang bermartabat. Berikut langkah-langkahnya.

1. Mengakui dan berterima bahwa kita berurusan dengan seseorang yang bertindak salah dan tidak jujur.
Dengan demikian kita akan tetap selalu waspada. Orang yang punya suka bermuka dua sudah jelas tidak akan menjadi teman yang baik.

2. Bersikap tegas.
Jika anda tahu bahwa seseorang telah bergosip di belakang anda, maka anda harus mengkonfirmasikan langsung hal tersebut dengan yang bersangkutan, tanpa gestur bermusuhan atau tindakan kekerasan. Dengan begitu anda telah menunjukkan suatu sikap yang tegas.

Juga tunjukkan bahwa anda tersinggung dengan perilakunya.Pastikan anda memiliki orang lain di sana untuk mendengarkan dan menyaksikan. Dengan cara itu, si muka dua tidak dapat berbohong atau mengarang bagian-bagian dari cerita ketika menceritakan kejadian itu kepada orang lain di kemudian hari.



3. Bersikaplah sopan.
Tenangkan diri anda terlebih dahulu, kemudian bersikaplah sopan dan tetap menyenangkan terhadap orang yang mengatakan hal-hal buruk tentang anda. Memendam amarah dan dendam bukanlah penyelesaian, malah akan menjadikan masalah itu semakin personal dan dalam.

Secara emosional itu tidaklah sehat. Menunjukkan sikap permusuhan akan memberi teman anda tersebut kekuatan tertentu atas anda. Tetapi, jika anda sopan dan menyenangkan, dengan sendirinya anda akan melucuti musuh anda.

 

4. Menghindar.
Memang tidak selamanya kita bisa untuk menghindar dari orang-orang bermuka dua ini, terutama ketika orang yang bersangkutan adalah anggota keluarga atau rekan kerja. Jika anda tidak dapat menghindar, batasilah percakapan dengan orang tersebut. Ketika orang yang berwajah dua tersebut mencoba bergosip tentang orang lain, katakan dengan tegas tetapi sopan kepada mereka, bahwa anda tidak tertarik membicarakan gosip tersebut.

 

5. Jangan membocorkan informasi pribadi atau informasi sensitif .
Ketika berinteraksi dengan seseorang yang bermuka dua, hindari pembicaraan tenttang hal-hal yang bersifat pribadi dan sensitif. Orang yang suka berbicara negatif tentang orang lain biasanya tidak bisa menyimpan rahasia. Sebaliknya mereka suka menyebarkan informasi yang mereka dapatkan kepada orang lain.



6. Hindari agresif secara fisik dengan segala cara.
Meskipun penting untuk mengkonfirmasi gosip tentang anda terhadap orang yang menyebarkannya, anda harus menghindari agresifitas secara fisik, dengan segala cara. Kecuali jika mereka menyerang anda secara fisik terlebih dahulu dan anda melakukannya untuk membela diri.

 

7. Tahan godaan untuk membalas gosip.
Jika anda membalas dengan bergosip tentang musuh, anda hanya akan merendahkan diri anda sendiri turun ke level mereka. Anda tidak harus membalas dengan perilaku negatif. Bersikap terus terang, jujur, tenang dan tegas dengan mereka. Dengan begitu anda akan menjadi orang yang lebih baik lagi.

 

8. Hindari berbagi ide, tujuan, dan aspirasi anda dengan mereka.
Jika ternyata orang yang bermuka dua ini adalah seorang rekan kerja, hindari berbagi ide, tujuan, dan aspirasi anda dengan mereka. Orang-orang bermuka dua ini juga biasanya suka mencuri ide orang lain dan mengambil keuntungan sendiri.

Jika anda tidak dapat mempercayai rekan kerja anda, sebaiknya anda menyimpan sendiri ide-ide tersebut atau membagi hanya dengan orang-orang yang anda percayai.

 

9. Tidak membalas dengan perbuatan negatif dan tidak menyimpan dalam hati kata-kata yang menyinggung anda.
Menyikapinya orang bermuka dua secara personal adalah hal terburuk yang dapat anda lakukan. Orang bisa saja bermuka dua dan pengecut karena sudah merupakan watak aslinya, akan tetapi tidak dengan anda. Anda bukan dia, anda tidak sama dengan dia.

Terlebih lagi, kita tidak akan bisa mengubah sifat atau watak buruk seseorang. Tetapi paling tidak, dengan mengikuti langkah-langkah di atas, anda sudah menegaskan bahwa anda bukanlah sasaran empuk buat orang bermuka dua tersebut. Dengan sendirinya dia pasti akan menghindar.

Interaksi yang ideal adalah interaksi yang terbuka dan sehat. Sehingga kita akan dapat saling mengingatkan dan saling membangun pribadi kita masing-masing menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

bermuka dua