Pengaruh Peristiwa Hidup Terhadap Stres dan Kesehatan

Image from Vecteezy




apcrit.com Donjuan dan Donworry sudah menikah selama 10 tahun. Keduanya sama-sama bekerja. Selama usia pernikahan tersebut mereka hidup bahagia. Tapi belakangan ada perubahan dalam tingkah laku Donjuan (sang suami). Menjadi cepat tersinggung apabila Donworry bertanya mengapa pulang larut malam. Akhirnya kecurigaannya terbukti setelah Donworry membaca  chat mesra dan tidak pantas antara suaminya dengan seorang wanita teman sekantornya. 

Peristiwa ini kemudian memicu serangkaian pertengkaran antara keduanya. Keseringan bertengkar akhirnya merekapun pisah ranjang. Keduanya kemudian mengalami permasalahan susah tidur dan susah makan akibat ketidakstabilan emosi. Karena sering kurang tidur akhirnya Donjuan sering terlambat sampai di kantor dan mendapat teguran dari atasannya karena produktivitasnya yang menurun sampai akhirnya bermasalah dengan atasannya dan dipindahkan ke bagian lain.

Donworry juga mengalami hal yang sama. Setelah mendapat nasehat dari orang tua, akhirnya mereka berusaha untuk rujuk kembali. Akan tetapi, Donworry diberhentikan dari pekerjaannya dikarenakan penurunan produktivitasnya. Akibatnya penghasilan mereka berkurang dan akhirnya harus menyesuaikan pola hidup mereka.

Contoh kasus di atas menggambarkan suatu kondisi rumah tangga yang penuh dengan stres. Kondisi ini memicu perubahan keseimbangan dalam tubuh yang bisa menyebabkan kesulitan, baik dalam diri yang bersangkutan yang akhirnya akan berpengaruh juga terhadap kehidupan rumah tangganya. Perubahan emosi yang terjadi akibat peristiwa ini memerlukan suatu adaptasi dalam diri masing-masing yang terlibat.

Dan belum lagi adaptasi dengan lingkungan masing-masing di luar lingkungan rumah. Seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya bahwa untuk  setiap perubahan lingkungan/kondisi  yang kita masuki  tubuh kita akan selalu membutuhkan adaptasi, dimana proses adaptasi ini membutuhkan energi penyesuaian. Kondisi permasalahan rumah tangga seperti di atas tadi akan menyebabkan banyak energi penyesuaian yang terpakai.



Satuan Perubahan Hidup

Thomas Holmes dan Richard Rahe melakukan riset melalui lebih dari 5000 proses wawancara selama kurun waktu 20 tahun. Adapun yang menjadi topik penelitian mereka adalah untuk menemukan hubungan antara peristiwa-peristiwa besar dalam hidup dengan tingkat stres yang mengakibatkan penyakit atau cedera.

Hasil dari riset tersebut menyimpulkan bahwa ada 43 jenis peristiwa hidup signifikan. Mereka memberi bobot angka 0 sampai dengan 100 untuk tiap-tiap peristiwa tersebut.

Dibawah ini terdapat daftar peristiwa-peristiwa dalam kehidupan lengkap dengan bobotnya. Catat nilai angka pada selembar kertas yang tertera pada kolom bagian kanan dari setiap peristiwa yang telah terjadi dalam hidup anda selama 12 bulan terakhir.

Peristiwa HidupNilai Angka
1.Pasangan hidup meninggal dunia100
2.Bercerai73
3.Pisah rumah dengan suami/istri65
4.Masuk penjara63
5.Kematian salah seorang anggota keluarga63
6.Cedera/penyakit53
7.Menikah50
8.Dipecat dari pekerjaan47
9.Rujuk dengan suami/istri45
10.Pensiun45
11.Salah seorang  anggota keluarga menderita sakit44
12.Hamil40
13.Gangguan seksual39
14.Anggota keluarga bertambah39
15.Penyesuaian keuangan39
16.Status ekonomi berubah38
17.Kematian seorang sahabat dekat37
18.Pindah kerja/ganti profesi36
19.Cekcok dalam rumah tangga35
20.Beban utang yang cukup besar31
21.Penyitaan akibat utang30
22.Perubahan tanggung jawab dalam pekerjaan29
23.Salah seorang anak meninggalkan rumah29
24.Masalah dengan pihak keluarga suami/istri29
25.Prestasi pribadi yang menonjol28
26.Suami/istri berhenti bekerja26
27.Memulai atau menyelesaikan pendidikan26
28.Perubahan dalam kondisi hidup25
29.Mengubah kebiasaaan hidup24
30.Bertengkar dengan atasan23
31.Perubahan jam maupun aturan kerja20
32.Pindah tempat tinggal20
33.Pindah sekolah20
34.Perubahan kebiasaan dalam cara rekreasi19
35.Pergantian tugas-tugas keagamaan19
36.Perubahan dalam kegiatan sosial18
37.Utang dalam jumlah kecil17
38.Perubahan dalam kebiasaan tidur16
39.Perubahan dalam kegiatan acara keluarga15
40.Perubahan dalam kebiasaaan makan15
41.Berlibur13
42.Kegiatan hari raya12
43.Pelanggaran hukum ringan11

Sesudah anda mencatat seluruh nilai angka dari daftar di atas, jumlahkan seluruh angka yang anda catat. Jumlah ini merupakan jumlah keseluruhan Satuan Perubahan Hidup (SPH) tahunan diri anda.

Studi-studi berikutnya, sebagai tindak lanjut dari Pemetaan Satuan Perubahan Hidup ini, menunjukkan bahwa:

  • Orang yang memiliki SPH tahunan <150 (di bawah 150), kurang dianggap hidup dalam lingkup normal. Tidak condong mengalami stres yang riskan menyebabkan penyakit atau cedera.
  • Orang yang memiliki SPH tahunan antara 150-199, mengalami stres yg lumayan, dimana 37% dari orang-orang tersebut akan menderita gangguan kesehatan.
  • Orang yang memiliki SPH tahunan antara 200-299, mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dan 50% dari mereka mengalami penyakit/cedera di tahun berjalan.
  • Orang yang memiliki SPH tahunan >300 (di atas 300), 80% dari mereka dilaporkan mengalami penyakit/cedera.
  • Orang yang memiliki SPH tahunan antara 350-400, 90% dari mereka dilaporkan mengalami perubahan dalam terkait kondisi kesehatannya.

Melanjutkan contoh kasus di awal tadi, mari kita analisa Satuan Perubahan Hidup dari keluarga Donjuan dan Donworry.

Akibat perselingkuhan Donjuan mengakibatkan pertengkaran dengan Donworry (35), akibat karena sering bertengkar keduanya akhirnya pisah ranjang (65) kondisi emosi yang tidak stabil membuat mereka menjadi susah tidur (16) dan makan (15). Karena keduanya mengalami gangguan tidur, sering telat datang ke kantor  dan Donjuan akhirnya bermasalah dengan atasannya (23) dan dipindahkan ke bagian lain (29). Begitu juga dengan Donworry. Setelah dinasehati oleh orang tua akhirnya mereka rujuk (45). Donjuan kembali bekerja seperti biasa, akan tetapi istrinya sudah diberhentikan dari pekerjaannya (47). Akibatnya penghasilan mereka jauh berkurang (38) dan butuh penyesuaian pola keuangan (39). Dari rangkaian peristiwa di atas jumlah SPH dari keluarga tersebut adalah 321.

Bagaimana dengan anda?