Apakah Anda Seorang Narsistik?



apcrit.com Brosis pasti sudah akrab dengan istilah narsis.

Kata narsis berasal dari bahasa Yunani, diambil dari mitos dimana seorang pemuda yang bernama Narcissus, yang jatuh cinta dengan pantulan bayangannya sendiri.

Menurut pandangan umum narsis itu adalah ketika seseorang berusaha mendapatkan perhatian dan pujian dari orang lain dengan menunjukkan atau memamerkan apa yang ada di dirinya.

Kecantikannya, benda-benda yang dimiliki, momen-momen yang sedang dia alami, atau apa saja yang dianggapnya dapat mendatangkan pujian.

Media sosial biasanya adalah menjadi arena buat orang-orang narsis ini untuk mencari pujian.



Setiap orang pasti cenderung memiliki sifat narsis, walau kadarnya mungkin berbeda-beda. Karena setiap manusia terlahir dengan ego dan perasaan ingin dihormati atau dihargai.

Narsistik adalah gangguan mental dimana seseorang yang narsistik memiliki sifat narsis dan dibarengi dengan watak sombong yang sudah sangat ekstrem, yang sudah menguasai kepribadiannya.

Apakah brosis termasuk salah satunya? Periksa daftar ciri-ciri kepribadian narsistik berikut dan lihat seberapa banyak sifat atau watak brosis terkait dengan:

 

  1. Fokus hanya pada diri sendiri
  • Terus berpikir tentang diri sendiri
  • Fokus untuk memenuhi kebutuhan sendiri (sering mengabaikan kepentingan/kebutuhan orang lain)

 

  1. Pengakuan diri atau superioritas dibandingkan orang lain
  • Selalu merasa selalu paling benar
  • Selalu merasa lebih baik atau lebih pantas dibandingkan orang lain

 

Bersambung ke halaman 2