Andy Warhol, Fotografi dan Pop Art

© José Luiz Bernardes Ribeiro / Marilyn Monroe by Andy Warhol (Factory Additions edition) – The Great Graphic Boom expo – Staatsgalerie – Stuttgart – Germany 2017




apcrit.com Siapa yang tak mengenal seniman yang bernama Andy Warhol?

Selain menjadi seorang pelukis  dia juga terkenal sebagai ilustrator komersial, pembuat film avant-garde, penulis dan juga terkenal sebagai produser rekaman. Karya-karya masih disenangi orang banyak sampai saat ini seakan mengandung kekuatan awal seni ‘pop art’, dimana ide-ide kontroversialnya yang mengabungkan garis antara seni rupa dan estetika mainstream hal inilah yang selalu melekat bagi penikmat karya seni Andi Warhol.

Lahir pada tanggal 6 Agustus 1928, di lingkungan Oakland daerah Pittsburgh, Pennsylvania, dengan nama Andrew Warhola. Pada usia 8, Warhola memiliki penyakit langka dan fatal pada sistem saraf. Sebagai seorang ibu, ia merawat Warhola di tempat tidur karna akibat penyakitnya tidak dapat bergerak dan harus berbaring ditempat tidur. Pada saat itulah ibunya mengajarinya menggambar untuk pertama sekali.

Pada usia 9 tahun, ibunya membelikan kamera dan membuat kamar gelap untuk fotografi di ruang bawah tanah mereka. Pada saat menempuh sekolah dasar di Holmes warhola juga mengambil kelas seni yang ditawarkan kepadanya di Carnegie Institute Pittsburgh ( saat ini Carnegie Museum of Art).

Pada tahun 1942, pada usia 14 sekolah Warhola sekolah menengah di Schenley, sebelum ayahnya meninggal berpesan agar Warhola melanjutkan sekolahnya di bidang seni sesuai dengan keterampilannya.

Setelah lulus pada tahun 1945 kemudian Warhola melanjutkan kuliahnya di Carnegie Institute for Technology (saat ini Carnegie Mellon University) mengambil jurusan desain bergambar. Pada tahun 1949, Warhola meraih gelar perguruan tingginya yaitu Bachelor of Fine Arts. Kemudian ia pindah ke New York City pada saat itu juga ia menghapus huruf  “a” di akhir namanya menjadi Andy Warhol.

Keinginannya menjadi seniman komersial yang terkenal, terwujud pada saat dia bekerja di majalah Glamour pada bulan September.

Pada tahun 1950-an Andy Warhol mendapat banyak penghargaan dengan penggayaan karyanya yang unik, ia menggunakan teknik baris yang di hapuskan dan teknik penggunaan karet stempel untuk menciptakan gambarnya sehingga banyak karyanya yang terlihat ngeblok dan disebut pada saat itu seni ‘pop art’.

Pada 22 Februari 1987, Andy Warhol meninggal dunia pada usia 58, kehidupan pribadinya selalu menjadi subjek banyak perdebatan dan pertimbangan. Dimana masa hidupnya yang tetap lajang dan kehidupan seni yang diserapinya dengan image hemoerotic dan motif. Dalam karya tulisnya dalam buku The Philosophy of Andy Warhol yang membahas kontradiksi ini antara hidup dan bekerja, ia menuliskan bahwa “Membuat uang adalah seni dan bekerja adalah seni, dan bisnis yang baik adalah seni yang terbaik.”



Perkembangan karya Andy Warhol

Pada awal tahun 1961 Andy Warhol mulai mencurahkan perhatiannya ke pada lukisan dengan konsep ‘pop art’. Kebiasaan dan kegemarannya mengggunakan fotografi sebagai media ungkapnya mampu menghasilkan lukisan lukisan yang punya pengaruh bahasa langsung dari publisitas dan mengambil banyak inspirasi untuk banyak pasar diantaranya, politik, fashion, mass media.

Setelah perang dunia selesai, ia mengamati dan melihat keadaan sekitarnya sehingga akhirnya ia mengibaratkan setiap orang menjadi mesin dan setiap orang ingin menjadi seperti orang lain, karena setiap hari melakukan rutinitas yang sama dan selalu melakukan dengan berlebihan dan ingin lebih. Hasil pengamatan ini dilakukanya untuk mengkritik dirinya sendiri dan keadaan pada masa itu.

Pada tahun 1962, Andy Warhol menempatkan fotografi sebagai medianya karena fotografi adalah media yang sangat populer pada saat itu dan dapat membuat image yang sangat dramatik. Dia mulai memamerkan karya lukisnya yaitu ‘Cans of Campbells Soup’ dan ini merupakan karya pertamanya yang menggabungkan unsur fotografi.

Campbell Soup by Andy Warhol - The Great Graphic Boom expo - Staatsgalerie - Stuttgart - Germany 2017

Hasil bidikan kamera fotografi yang di dapatnya kemudian di cetak menjadi foto, kemudian hasil foto tersebut menjadi ide untuk ditungkanya dengan teknik print diatas screen. Karya ini berawal dari ide yang sederhana yaitu ketika ia menyadari bahwa selama 20 tahun telah mengkomsumsi makanan kaleng tersebut setiap harinya dan itu merupakan rutinitas yang telah mendominasi kehidupanya.

Namun pada saat karya kanvas ini kecil produk konsumen sehari-hari ini dia tampilkan dalam pameranya menciptakan kegaduhan besar dalam dunia seni pada saat itu. Andy Warhol mampu membuat “pop art” menjadi sorotan nasional untuk pertama kali.

Ungkapan Andy Warhol yang selalu diingat, “Setelah Anda ‘punya’ pop, Anda tidak pernah bisa melihat tanda dengan cara yang sama lagi. Dan setelah Anda pikir pop, Anda tidak pernah bisa melihat Amerika dengan cara yang sama lagi.”

Menggunakan keahliannya dibidang fotografi menjadi ide-ide dalam setiap lukisannya, karya penggabungan teknik lukis dan fotografinya juga terlihat dalam karya karya figur yang terkenal antara lain Marylin Monroe, Princess Lady Diana, Elizabeth Taylor, Mick Jagger Mao Zedong The Legend of Elvis dan banyak lagi potret dari sosialita dan selebriti.

Karya-karya Andy Warhol memang karya karya yang fantastis ini dikarenakan eksplorasi yang dilakukan bukan hanya sekedar teknis, atau masalah warna, ruang dan bentuk tetapi juga karya yang dia ciptakan merupakan pengungkapan dan interaksi dirinya dengan karyanya.

Menurut Andy Warhol Pop Art adalah fantasi dimana fantasi yang dimaksud yaitu eksperimen eksperimen baru dan mewujudkan impian impiannya dengan eksperimennya.

Memang kita sadari bahwa setiap orang ingin menjadi kreatif, tetapi untuk menjadi kreatif dalam menciptakan sebuah karya sangatlah sulit dan sama sulitnya ketika untuk berpikir menjadi kreatif sehingga sangkin sulitnya maka orang tidak dapat menjadi kreatif dikarenakan  setiap orang selalu bicara tentang itu dan dirinya sendiri namun berupaya mewujudkan impiannya.

Sehingga pada saat itu pemikiran sederhana yang timbul yaitu ingin menjadi kreatif berarti ingin menjadi dirinya sendiri, dengan adanya seni pop art setiap seniman dapat menjadi atau merubah stylenya dalam berkarya. Seperti halnya Andy Warhol sendiri yang menggunakan fotografi sebagai medianya. Visual yang selalu ingin ditampilkanya adalah sesuatu yang memiliki image lebih dan sederhana.

Selamat Berkarya……………………