Bill Gates dan Ayam

Bill Gates via Wikimedia and image parts from Vecteezy




apcrit.com Siapa yang tidak kenal Bill Gates. Pendiri perusahaan raksasa global Microsoft yang juga merupakan salah satu manusia terkaya di dunia. Terus, apa kaitan Bill Gates dengan ayam, hewan biasa yang jumlahnya mungkin tak terhitung, yang biasa kita konsumsi daging dan telurnya. Apa pentingnya ayam buat Bill Gates?

Bill Gates sendiri mengakui bahwa sebagai anak yang lahir dan besar di kota, tidak mengerti banyak tentang ayam. Akan tetapi, dari sudut pandang beliau, ayam bisa menjadi komoditas penting. Terutama terhadap pengentasan kemiskinan kaum sangat miskin di beberapa negara di afrika.

Berawal dari pengamatan beliau saat mengunjungi warga sangat miskin di beberapa negara, dimana mereka memiliki satu persamaan, yaitu banyak di antara mereka yang memelihara ayam. Dari hasil pengamatan tersebut, beliau menyimpulkan bahwa akan sangat menolong apabila warga yang sangat miskin memelihara ayam. Seperti yang kami rangkum dari blog pribadinya, berikut pertimbangan beliau :

 

1. Mudah dan murah untuk dikembangkan.

Bill Gates dan ayam

Image from : Vecteezy

Ayam tidak terlalu bermasalah dengan pakan, karena ayam bisa memakan apapun yang ada di permukaan tanah yang mereka anggap sebagai makanan. Walaupun kita tetap harus memberi mereka makan supaya cepat bertumbuh.

Ayam betina hanya butuh sekedar naungan sebagai tempat mereka bersarang, walau pada akhirnya butuh kandang yang memadai ketika jumlahnya sudah bertambah. Harga vaksin buat pencegahan penyakit pada ayam juga murah dan terjangkau.



2. Ayam adalah investasi yang bagus.

Bill Gates dan Ayam

Image from : Vecteezy

Misalkan seorang petani memulai dengan modal 5 ekor ayam betina, tetangganya memiliki ayam jago yang berguna untuk menyuburkan telur ayam betina. Setelah 3 bulan dia dapat memiliki 40 ekor anak ayam. Dengan harga jual $ 5 (pasar Afrika Barat), dalam setahun bisa mengumpulkan penghasilan lebih dari $ 1.000, artinya di atas rata-rata penghasilan per tahun keluarga sangat miskin yang hanya $ 700 setahun.

 

3. Membantu anak-anak tetap sehat

Bill Gates dan ayamImage from : Vecteezy

Kurang gizi mengakibatkan kematian pada 3,1 juta anak setiap tahunnya. Meskipun dengan mengkonsumsi telur, yang kaya akan protein dan zat nutrisi lainnya, dapat membantu memerangi kekurangan gizi. Ada juga pertimbangan lain, dimana pertimbangan para petani adalah lebih untung jika telur-telur tersebut menetas. Anak ayam nantinya dijual dan hasilnya dapat digunakan untuk pemenuhan gizi anak. Telur yang rusak dan tidak dapat dierami atau dijual dapat dimasak dan dikonsumsi oleh anggota keluarga.

 

4. Pemberdayaan perempuan

Bill Gates dan AyamImage from : Vecteezy

Karena bobot dan ukurannya yang kecil ditambah lagi dengan radius jelajahnya yang tidak terlalu luas (hanya di sekitar rumah), ayam sering diidentikkan sebagai peliharaan para perempuan, berbeda denga ternak besar seperti sapi atau kambing.

Melalui program Coop Dreams, Bill Gates meyakini akan dapat mengentaskan 30% dari penduduk sangat miskin yang ada di Afrika. Dalam program tersebut, Bill Gates bekerja sama dengan organisasi amal Heifer International. Targetnya mendistribusikan sampai dengan 100.000 (seratus ribu) ekor ayam yang sudah di vaksin ke keluarga sangat miskin di beberapa negara miskin, dari Burkina Faso di Afrika sampai Bolivia, Amerika Selatan.

Upaya dari Bill Gates ini layak untuk di apresiasi, karena merupakan salah satu langkah nyata dalam pengentasan kemiskinan. Terlebih lagi dalam situasi perekonomian dunia yang mengalami kelesuan dan ketidakjelasan, yang berpengaruh terhadap tingkat pendapatan secara global, terutama rakyat miskin, hal ini sangat layak di adaptasikan. Dengan beternak ayam, akan membantu diharapkan akan membantu pemenuhan gizi bagi anak-anak miskin dan peningkatan perekonomian keluarga miskin secara mandiri.