Desain Rumah Mediterania




apcrit.com Bila kamu ingin membuat sebuah rumah dengan desain istimewa, kamu bisa mencoba membangun sebuah rumah dengan desain mediterania. Desain rumah mediterania dianggap mampu dan megah serta menampilkan kesan elegan walaupun sebenarnya desain ini baru berkembang di negara iklim dan geografis seperti Indonesia. Jika kamu tertarik lebih baik mencari tahu dulu mengenai gaya arsitektur rumah Mediterania. Sebelumnya ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu sejarah arsitektur gaya mediterania.

Sejarah Arsitektur Gaya Mediterania
Arsitektur Gaya Mediterania merupakan wilayah Miditerania yang begitu luas, terdiri dari tiga benua (Eropa, Afrika dan Asia) yang dikelilingi Laut Tengah. Daerah yang termasuk kawasan Mediterania yaitu beriklim panas antara lain wilayah Eropa yaitu Yunani, Italia, Spanyol dan Prancis Selatan. Untuk wilayah Asia adalah Turki dan Timur Tengah. Untuk wilayah Afrika dan Afrika Utara meliputi Mesir, Marokko, Aljazair, Tunisia dan Libya.

Kebudayaan Romawi, Yunani klasik dan Etruria kuno di wilayah mediterania seperti institusi, hukum-hukum, bahasa latin dan seni sangat mempengaruhi Spanyol. Arsitektur Spanyol dipengaruhi oleh seni bentuk rumah dari Romawi dan Yunani antara lain round arched, rhythmic, serta sunloving. Bangunan yang memiliki khas gaya arsitektur mediterania Romawi, dibangun pada sekitar tahun 70-80 Masehi adalah Colosseum di Roma.

Gaya Arsitektur Mediterania pertama sekali pada abad ke 16 M diperkenalkan oleh bangsa Spanyol ke Negara Amerika Selatan, Mexico, Hindia-Belanda, terutama negara Florida (negara yang diekspansinya), dan mencapai puncak kejayaan keemasannya di Amerika Serikat awal abad ke 19 M. Bisa disimpulkan bahwa gaya arsitektur Mediterania berasal dari Spanyol dan gaya arsitektur mediterania muncul karena penyesuaian kondisi lingkungan setempat.

Gaya arsitektur mediterania diminati dan populer di Indonesia pada tahun 1990-an, biasanya mengadaptasi desain klasik Eropa, dengan karakter klasik, mewah dan elegan serta dapat diterapkan untuk setiap ukuran rumah. Desain yang diminati, banyak terpengaruh peradaban Islam dimana terlihat dari bentuk lengkung pada pintu masuk, jendela, dan serambi.

Kata mediterania memberikan kesan nuansa langit biru dengan hangatnya sinar matahari. Gaya arsitektur mediterania muncul sebab penyesuaian kondisi geografis setempat dimana umumnya beriklim panas. Biasanya karakter bangunan berdinding tebal agar melindungi panas siang hari, namun hangat malam hari. Serta bukaan jendela kecil agar menahan hawa panas.

Dalam bangunan memiliki taman agar menjaga privasinya. Adanya upaya menyelaraskan keadaan alam dengan bangunan, terlihat dari bahan yang digunakan bersifat alami dari alam, seperti batu alam dan tanah liat digunakan dinding bangunan.

Agar kamu tidak bingung untuk memahani karakter dari desain rumah mediterania, ada baiknya bila kamu mengetahui karakter desain rumah mediterania. Gaya rumah mediterania ebih mengarah ke gaya lebih fleksibel dan tentunya memiliki karakter khas serta strukturnya yang kokoh. Berikut akan kita bahas karakter desain rumah mediterania.



Desain Rumah Mediterania

1. Pilar dan Kolom
Desain rumah mediterania dilengkapi dengan kehadiran pilar yang tinggi, kokoh dan berdiameter besar. Selain digunakan sebagai penahan konstruksi, pilar juga dimanfaatkan untuk elemen dekorasi agar memberikan kesan mewah.
Kolom adalah merupakan satu unsur berasal dari arsitektur klasik Yunani dan Romawi terletak pada portico, pintu dan jendela. Kolom pendukung digunakan yang terbuat dari batu bata.
2. Balustrade
Desain rumah mediterania memiliki barisan atau susunan horisontal tiang di satukan railing berupa kayu atau besi. Balustrade adalah permainan hias (dekoratif) pada rangkaian tiang pengaman diatas bangunan, balkon, atau tangga yang memiliki dua lantai, biasanya memiliki citra keindahan.
3. Ornamen lengkung dan detail
Desain rumah mediterania memiliki ciri khas yang sangat mudah dikenali yaitu keberadaan ornamen dan elemen bangunan berbentuk lengkung dimana setiap elemen dekoratif umumnya memiliki detail rumit.
4. Balkon
Desain rumah mediterania menggunakan balkon untuk rumah yang berukuran besar untuk menghubungkan dua sayap bangunan berbentuk semi-sirkular (arches) serta koridor terbuka dan dilengkapi dengan mahkota dan alas kolom sederhana.
5. Portico atau serambi
Desain rumah mediterania menghadirkan elemen dekoratif di depan pintu masuk yang disangga oleh tiang. Biasanya, serambi rumah Mediterania memiliki tiang penyangga di sisi kiri dan kanan pintu masuk.
6. Tympanum
Desain rumah mediterania menghadirkan bagian bentuk geometri dan dekorasi yang berbentuk segitiga (kadang juga setengah lingkaran) diatas pintu, jendela atau portico. Di Indonesia, rata rata digunakan pada bagian atas portico..
7. Teras
Desain rumah mediterania umumnya memiliki ukuran teras/selasar sangat luas dan bukan hanya di depan atau belakang rumah, kadang dibangun dibagian tengah bangunan rumah dilengkapi air mancur, ini satu cara untuk menjaga suhu tetap nyaman. Hal ini dipengaruhi bangsa Moor saat menguasai spanyol, dimana taman merupakan ‘earthy paradise’bagi bangsa Moor.
8. Atap
Desain rumah mediterania memiliki bentuk atap yang miring, datar, perisai, jengki dan bentuk atap pelana. Dimana kebanyakan bangunan menggunakan tritisan atau deep eaves. Kuda-kuda kayu menutup atap berupa genteng tanah liar yang berwarna cokelat kemerahan digunakan saat gaya arsitektur ini berkembang didaerah California. Genteng digunkan karena sesuai untuk iklim kering dan. Selain itu, dilengkapi dengan tritisan yang juga akhirannya diberi gewel atau listplank.
Atap rumah yang memiliki lantai dua atau sebagai penutup balkon memiliki bentuk atap yang melingkar atau bulat pada salah satu bagiannya dan untuk bagian atap lainnya berbentuk segitiga atau pelana dengan ketinggian yang sesuai.
9. Dinding
Desain rumah mediterania menggunakan salah satu jenis batu bata, yakni bata tanah liat dimana mampu melindungi dari hujan, matahari, dan suhu panas. Bata yang digunakan adalah tanah liat dibakar (adobe) dapat diperbaharui menggunakan cat kapur (whitewasher). Namun di Amerika dinding batu alam lebih banyak digunakan daripada batu bata terutama di Mexico, Texas, California dan New Mexico. Material batu dibiarkan polos tanpa finishing (ekspos)menimbulkan tekstur asli lebih kasar yang menyerupai susunan batuan.
10. Warna
Desain rumah mediterania menggunakan warna identik dengan unsur alam seperti warna tanah seperti coklat dan kream serta tambahan warna lain yang lembut digabungkan dengan warna alam seperti abu-abu dan putih. Anda akan sering melihat semua warna tersebut hampir di seluruh bagian rumah mediterania.terkadang kamu juga akan menemukan warna mencerminkan perbedaan rumah tinggal kalangan atas dimana cenderung memilih warna- pastel dan kalangan bawah lebih berani bermain-main komposisi warna. Penutup atap genteng menggunakan warna terrakota. Jendela, kusen pintu, besi tempa (seperti railing atau lampu hias) menggunakan warna yang lembut dengan cat.

 

Bersambung ke halaman 2