Tips memilih Desain Rumah Yang Baik – Rumah Tradisional




apcrit.comRumah sebagai kebutuhan primer membuat setiap manusia ingin miliki rumah sendiri dan itu bukan hanya sekedar cita-cita lagi, lain hal bila kamu masih nyaman tinggal di sebuah apartemen atau rumah sewa. Merencanakan satu model rumah idaman yang memiliki desain dan tata letak sesuai keinginan kamu merupakan pilihan yang paling diinginkan.

Hal ini sudah seperti tuntutan dan menyangkut harga diri, dimana desain letak setiap ruang akan sangat tergantung pada gaya hidup kamu. Apalagi bila ditambah satu keinginan yang harus diwujudkan karena tolak ukur kesuksesan. Nah, tidak ada salahnya apabila mulai sekarang kamu mulai memikirkan bagaimana desain model rumah, bahan, maupun interior dalamnya bagaimana sesuai dengan keinginan yang kamu idamkan untuk dijadikan tempat tinggal yang betah buat keluarga yang kamu bentuk.

Tips-tips desain rumah

Desain Rumah Tradisional
Desain Rumah Klasik
Desain Rumah Modern
Desain Rumah Modern Klasik
Desain Rumah Minimalis
Desain Rumah Kontemporer
Desain Rumah Mediteranian
Desain Rumah Industrial
Desain Rumah Scandinavian
Desain Rumah Tropical
Desain Rumah Farm
Desain Rumah Craftsman
Desain Rumah Beach Style
Desain Rumah Bohemian
Desain Rumah Vintage

Desain Rumah Tradisional

Kesempatan ini kita akan membahas desain rumah tradisional, dimana biasanya menunjukan ciri khas etnik, teratur, tenang, sifat asri, menyejukkan, luas dan besar, tidak ada yang terlalu menonjol dan perabotan mengunakan model lama seperti ketinggalan zaman. Ciri khas etnik yang sering dijumpain di Indonesia adalah Jawa dan Bali. Dimana jawa dengan Joglo ke khasannya yang terlihat bernuansa serba kayu dengan menerapkan warna alami seperti warna kayu. Sedangkan Bali menonjolkan seni ukiran yang diterapkan di batuan maupun kayu.

Ruang dalam desain rumah tradisional selalu didominasi dengan ukiran kayu dan tekstur yang khas dengan ukiran yang terkadang terlihat rumit karna buatan tangan. Ruang yang tercipta biasanya santai sehingga menampilkan satu kenyamanan bagi pengunjungnya. Prabotnya menampilkan garis detail yang seirama serta fungsional dengan karakter tepi yang halus dan lembut sehingga menyatu secara utuh. Ukiran pada kayu memiliki paduan garis lurus dan melengkung dengan detil ukiran yang terkadang terlihat tidak sederhana tergantung ke khasan yang ingin ditonjolkan.

Penggunaan warna yang biasanya terlihat santai dan lembut. Biasanya dinding menggunakan warna warna yang terang dengan list bawah yang terlihat agak lebih gelap. Perpaduan warna ruangan dan perabot yang digunakan juga akan kelihatan lebih kuno. Semakin menggunakan perabot yang kuno maka karakter tradisionalnya akan semakin tampak. Seperti lampunya menggunakan lentera model lama, sofanya, ada perapian, lemarinya ataupun cermin maupun hiasan dinding yang menempel di dinding.



 

Bersambung ke halaman 2