Californium, zat sintetik berharga US$ 27 Juta Per Gram

Image parts from Vecteezy




apcrit.com Presiden Republik Indonesia, Jokowi, saat meresmikan Musrenbangnas di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Senin (30/4), menyebutkan beberapa komoditi termahal di dunia. Salah satu yang disebutkan beliau adalah Californium, zat paling mahal di dunia, dengan harga yang mencapai USD 27 Juta per gramnya. Fantastis.

Californium adalah unsur kimia radioaktif sintetis yang digunakan dalam fusi nuklir. Unsur ini pertama kali dibuat pada tahun 1950 oleh ahli kimia Amerika yaitu Stanley G. Thompson, Kenneth Street, Jr., Albert Ghiorso, and Glenn T. Seaborg di Lawrence Berkeley National Laboratory. Californium (Cf), unsur kimia sintetis dari seri actinoid dari tabel periodik, nomor atom 98, tidak terdapat bebas di alam. Diciptakan melalui proses yang rumit dan mahal yaitu dengan cara membombardir partikel alfa ke dalam Curium.

Dinamai Californium sesuai dengan tempat dimana zat ini pertama sekali ditemukan di Berkeley, California. Californium dikenal sebagai salah satu bahan paling mahal di bumi karena tingginya biaya pemindahannya, persediaannya sangat terbatas, dan melalui suatu proses produksi yang saangat mahal.

1. Tidak tersedia bebas dan tidak gampang untuk diperoleh.
Tidak seperti elemen dan sumber daya lain, Californium tidak tersedia atau mudah diperoleh. Komoditi seperti minyak bumi dan gas, misalnya, dapat ditambang dan dikumpulkan dengan relatif mudah dan dapat ditemukan dalam jumlah berlimpah di alam kita (meskipun persediaannya terbatas). Akan tetapi, Californium, bukan merupakan zat atau elemen yang dapat kita temukan di lautan kita, di dalam tanah ataupun di udara. Melainkan harus dibuat dengan menggunakan proses khusus yang membutuhkan biaya operasi yang sangat besar dan melibatkan bahan langka lainnya seperti Curium.

2. Proses penciptaan yang khusus, rumit dan mahal

Californium, zat sintetik berharga US$ 27 Juta Per Gram
Seperti disebutkan sebelumnya, proses penciptaan Californium ini adalah melalui proses bombardir partikel alfa ke dalam Curium. Proses ini bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan oleh siapa pun secara bebas. Membutuhkan peralatan khusus yang hanya tersedia di laboratorium ilmiah maupun stasiun penelitian. Hanya segelintir fasilitas yang mampu memproduksi Californium termasuk US Oak Ridge National Laboratory dan Research Institute of Atomic Reactors di Rusia. Jumlah yang berhasil diproduksi sekitar 0,25gram selama setahun. Artinya zat ini sangat langka dan ketersediaannya juga sangat terbatas.



3. Proses pemindahan yang sulit dan mahal

Californium, zat sintetik berharga US$ 27 Juta Per GramTong pengiriman seberat 50 ton untuk mengangkut 1 gram Californium.

Karena ukurannya sangat kecil mungkin kita berpikir membawa atau memindahkannya bukan hal yang sulit. Sebaliknya, walau ukurannya mikroskopis, Californium harus ditepatkan ddalam wadah khusus, berukuran besar dan tebal, yang dimaksudkan untuk mencegah pelepasan bahan radioaktif. Zat ini memiliki sifat luar biasa untuk melepaskan neuron ketika pecah. Tidak heran kalau banyak digunakan dalam reaktor nuklir.

Kegunaan Californium bukan hanya untuk reaktor nuklir saja. Californium sudah banyak di gunakan dalam berbagai industri. Dalam industri militer, Californium digunakan untuk membuat peralatan militer serta pendeteksi logam dan bahan peledak. Di bidang pertambangan dan perminyakan, Californium digunakan untuk mendeteksi biji emas dan perak, mendeteksi lapisan air dan lapisan minyak.

Di industri penerbangan Californium digunakan untuk membantu mendeteksi fatigue pada logam dan tekanan dalam pesawat terbang. Terakhir di industri kedokteran, Californium digunakan untuk membantu pengobatan penyakit kanker serviks dan kanker otak.

Ilmu pengetahuan akan selalu berkembang, terutama dalam mendukung kebutuhan manusia. Semoga segala kebaikan dari kemajuan ini digunakan sebaik-baiknya dan sebanyak-banyaknya untuk perdamaian dan kemakmuran manusia di seluruh dunia. Tidak untuk keuntungan dan nafsu berkuasa dari segolongan manusia.